📅 Hari Berlatih – Kalimat Langsung dan Tak Langsung
🎯 Tujuan: Membedakan struktur dan tanda baca kalimat langsung vs tak langsung
🧠Contoh:
Langsung: Ibu berkata, “Kamu harus belajar.”
Tak langsung: Ibu berkata bahwa aku harus belajar.
✍️ Latihan: Ubah kalimat berikut menjadi tak langsung:
> Guru itu berkata, “Kalian harus menjaga kebersihan kelas.”
🪞 Refleksi: Dalam situasi apa kamu lebih sering memakai kalimat tak langsung?
Pengayaan
Kalimat langsung adalah pengutipan ucapan atau pikiran seseorang secara persis seperti aslinya, ditandai dengan penggunaan tanda petik ("...") dan biasanya diawali kata pengantar seperti "kata" atau "tanya". Sementara itu, kalimat tidak langsung menyampaikan kembali ucapan seseorang tanpa mengutip kata-katanya secara utuh, menggunakan kata-kata sendiri, tanpa tanda petik, dan sering kali diawali konjungsi seperti "bahwa".
Ciri-ciri Kalimat Langsung:
- Tanda Petik: Ucapan yang dikutip diapit oleh tanda petik ("...").
- Kata Pengantar: Diawali dengan kata kerja pelaporan seperti "kata", "ujar", "tanya", "ucap".
- Huruf Kapital: Kalimat yang berada di dalam tanda petik dimulai dengan huruf kapital.
- Perubahan Kata Ganti: Kata ganti orang seperti "saya" atau "kamu" tetap sesuai dengan pembicara aslinya.
Ciri-ciri Kalimat Tidak Langsung:
- Tanpa Tanda Petik: Ucapan tidak diapit tanda petik.
- Konjungsi: Menggunakan konjungsi seperti "bahwa", "apakah", atau "jika" untuk menghubungkan kalimat pengantar dengan isi ucapan.
- Perubahan Kata Ganti: Kata ganti orang diubah sesuai dengan perspektif orang yang menceritakan kembali, contohnya "saya" menjadi "dia" dan "kamu" menjadi "saya".
- Perubahan Struktur Kalimat: Susunan kalimat diubah, tidak persis sama dengan ucapan asli.
Contoh:
- Kalimat Langsung: Ani berkata, "Saya akan pergi ke toko besok."
Ilustrasi: youtube.com

Komentar
Posting Komentar
Kirim pesan terbaik Anda untuk pengembangan situs ini!