Kreasi Menulis Puisi


Menulis puisi adalah sebuah keterampilan yang menyenangkan sekaligus menyulitkan. Menyenangkan ketika remaja patah hati dan dapat menenangkan lukanya. Menyulitkan saat inspirasi dan ide tidak kunjung muncul di kepala seperti berhenti berpikir.

Pendekatan paling strategis untuk menulis puisi bagi murid SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) sebaiknya disesuaikan dengan karakter mereka yang cenderung praktis, kontekstual, dan aplikatif. Berikut ini pendekatan strategis yang bisa dipilih guru Bahasa Indonesia agar menulis puisi menjadi kegiatan reflektif, kreatif, dan menyenangkan bagi siswa SMK:

🔑 Pendekatan Strategis Menulis Puisi untuk Siswa SMK

1. Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning – CTL)

Mengapa?

Siswa SMK lebih mudah memahami sesuatu yang berkaitan langsung dengan kehidupan mereka.

Strategi:

Gunakan pengalaman pribadi siswa (magang, praktik dapur, praktik lab, kisah cinta remaja, lingkungan kerja, dll.) sebagai sumber inspirasi puisi.

Contoh: “Puisi tentang aroma roti pagi dari dapur praktik.”

2. Pendekatan Reflektif – Deep Talk Card

Mengapa?

Untuk mengasah empati, kesadaran diri, dan kedalaman rasa—hal yang jarang disentuh di pembelajaran vokasional.

Strategi:

Gunakan media kartu refleksi (Deep Talk Card) dengan pertanyaan seperti:

> “Apa hal yang kamu rindukan?”

“Kapan terakhir kamu merasa gagal dan apa yang kamu pelajari?”

Dari respons itu, siswa diarahkan untuk merangkai bait puisi.

3. Pendekatan Ekspresif Visual – Foto sebagai Pemantik Imajinasi

Mengapa?

Siswa SMK banyak yang menyukai konten visual.

Strategi:

Minta siswa mengambil satu foto dari kegiatan mereka (praktik, pemandangan, benda favorit, dll.) lalu menulis puisi berdasarkan perasaan yang muncul dari foto itu.

Bisa menggunakan teknik “ekfrasis” (puisi dari gambar).

4. Pendekatan Kolaboratif – Menulis Bersama

Mengapa?

Siswa SMK umumnya aktif dan suka bekerja dalam kelompok.

Strategi:

Buat sesi menulis puisi bersama di kelas: satu bait satu orang.

Bisa dijadikan "panggung puisi mini" di akhir pembelajaran.

5. Pendekatan Genre Populer – Puisi Instagram / Puisi Musikalisasi

Mengapa?

Siswa SMK sangat dekat dengan media sosial dan musik.

Strategi:

Gunakan puisi pendek ala Instagram: minimalis, padat, menyentuh.

Ajak siswa memusikalisasikan puisinya atau membuat puisi dalam bentuk video reels.

✍️ Tahapan Praktis Menulis Puisi

1. Pemanasan: Menjawab refleksi atau menonton video pemantik emosi.

2. Eksplorasi Diksi: Cari 10 kata kunci yang sesuai dengan tema.

3. Rangkai Imaji: Gunakan teknik metafora, perbandingan, atau personifikasi.

4. Tulis dan Sunting: Tulis puisi bebas, baca ulang, revisi.

5. Apresiasi: Baca puisi di depan kelas atau unggah ke media digital sekolah.

📚 Referensi Ilmiah Pendekatan Menulis Puisi untuk SMK

1. Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning)

Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching and Learning: What It Is and Why It’s Here to Stay. Corwin Press.

➤ Buku ini menjelaskan pentingnya pembelajaran berbasis konteks nyata, yang sangat cocok diterapkan dalam pembelajaran vokasional seperti di SMK.

Depdiknas. (2003). Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning – CTL). Jakarta: Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah.

➤ Merupakan acuan resmi pengembangan CTL di Indonesia, menekankan integrasi antara pengalaman dan materi ajar.

2. Pendekatan Reflektif dan Humanistik

Brookfield, S. D. (1995). Becoming a Critically Reflective Teacher. San Francisco: Jossey-Bass.

➤ Mengupas pentingnya refleksi dalam proses belajar yang bermakna dan membangun kesadaran diri siswa.

Zuchdi, Darmiyati. (2008). Humanisasi Pendidikan: Konsep, Strategi, dan Implementasi dalam Pendidikan Nilai. Yogyakarta: Penerbit Ar-Ruzz Media.

➤ Menekankan pendidikan yang berpusat pada pengembangan nilai dan kesadaran pribadi siswa melalui refleksi.

3. Pendekatan Visual dan Ekspresif

Barrett, T. (2003). Interpreting Art: Reflecting, Wondering, and Responding. New York: McGraw-Hill.

➤ Menguraikan bagaimana seni visual (foto, lukisan) bisa digunakan sebagai stimulus dalam menulis kreatif, termasuk puisi.

Nurgiyantoro, Burhan. (2005). Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

➤ Buku klasik dalam teori puisi Indonesia, termasuk pembahasan tentang sumber inspirasi puisi seperti alam, pengalaman pribadi, dan gambar.

4. Pembelajaran Sastra di SMK

Kemendikbudristek. (2021). Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia SMK/MAK Fase E-F.

➤ Dokumen resmi Kurikulum Merdeka yang mendorong pembelajaran sastra bersifat kontekstual dan reflektif.

Fatmawati, S. (2018). “Pengembangan Pembelajaran Sastra Melalui Pendekatan Reflektif di SMK.” Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, Vol. 6(2).

➤ Penelitian ini menunjukkan bagaimana pendekatan reflektif dapat meningkatkan minat dan kemampuan menulis puisi siswa SMK.

5. Media dan Literasi Digital

Kress, G. (2003). Literacy in the New Media Age. Routledge.

➤ Mendukung penggunaan media sosial dan visual dalam praktik literasi modern, termasuk puisi Instagram atau video puisi.

Susanto, H., & Anggraini, D. (2020). “Penggunaan Media Digital dalam Pembelajaran Puisi untuk Siswa SMK.” Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, Vol. 20(1).

➤ Studi kasus bagaimana puisi dapat ditransformasikan menjadi media digital untuk meningkatkan engagement siswa SMK.

Ilustrasi: gramedia

Komentar