Kandungan Apa Dalam Saus Merah?


Deskripsi Umum

Saus merah merupakan salah satu pelengkap makanan yang umum disajikan bersama bakso, terutama oleh pedagang kaki lima. Saus ini berfungsi menambah cita rasa dan daya tarik visual. Namun, penggunaan saus tanpa label resmi dan dijual dalam bentuk curah sering menimbulkan kekhawatiran mengenai kandungan zat aditif berbahaya seperti pewarna sintetis (misalnya Rhodamin B) atau pengawet berlebih. Oleh karena itu, dilakukan pengamatan terhadap saus merah yang digunakan oleh beberapa pedagang kaki lima di sekitar Jalan Veteran, Kota Malang, untuk mengetahui karakteristik fisik dan kandungan kimia sederhananya.

Deskripsi Bagian

1. Objek Pengamatan

Tiga sampel saus merah yang digunakan oleh pedagang bakso kaki lima tanpa merek atau label resmi dari BPOM.

2. Metode Observasi

Pengamatan dilakukan dengan tiga metode utama:

Wawancara singkat dengan pedagang.

Pengamatan visual terhadap warna, aroma, dan tekstur saus.

Uji kualitatif sederhana terhadap kandungan zat pewarna dan keasaman menggunakan kertas saring dan lakmus.

3. Hasil Pengamatan

Parameter Hasil Pengamatan

Warna

Sangat merah dan mencolok, tampak tidak alami

Aroma

Menyengat dan asam, tidak menyerupai aroma tomat

Kekentalan

Kental berlebih, tidak mudah larut dalam air

Tes Pewarna Rhodamin B

Menghasilkan warna merah muda pada kertas saring setelah pemanasan (indikasi +)

Uji pH (Lakmus)

Lakmus biru berubah merah, menunjukkan keasaman tinggi

4. Analisis

Ciri-ciri saus yang diamati menunjukkan kemungkinan penggunaan zat aditif berbahaya seperti Rhodamin B, yang dilarang untuk bahan makanan karena bersifat karsinogenik (pemicu kanker). Keasaman tinggi juga menunjukkan adanya penambahan asam sintetis atau pengawet berlebih yang berpotensi mengiritasi saluran pencernaan.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil observasi terhadap saus merah yang digunakan oleh pedagang kaki lima di kawasan Jalan Veteran, Kota Malang, ditemukan bahwa sebagian besar saus tersebut menunjukkan indikasi penggunaan pewarna sintetis dan memiliki tingkat keasaman tinggi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan saus tanpa label resmi berpotensi membahayakan kesehatan konsumen. Diperlukan edukasi dan pengawasan lebih lanjut terhadap keamanan bahan tambahan makanan yang digunakan di sektor usaha kuliner informal.

Ilustrasi: pinterest

Komentar